No menu items!

Adaro-Pertamina Jajaki Proyek Gasifikasi Batu Bara

Must Read

PT Adaro Energy mulai melirik peluang bisnis gasifikasi batu bara. Untuk itu perusahaan terbesar batu bara ini memilih melakukan kajian dan penjajakan kerja sama dengan PT Pertamina (Persero) untuk menggarap proyek hilirisasi emas hitam ini.

Head Of Coorporate Communication Adaro Febriati Nadira menjelaskan sebagai perusahaan swasta nasional Adaro juga mendorong langkah hilirisasi yang diamanatkan pemerintah. Ira menjelaskan serangkaian kajian sudah dilakukan perusahaan dalam hal hilirisasi ini.

“Dari sisi teknologi, Adaro sudah melakukan berbagai studi dan menyimpulkan bahwa produksi methanol berbasis gasifikasi cocok untuk dikembangkan. Adaro juga bekerja sama dengan Pertamina sebagai langkah awal untuk mengembangkan gasifikasi batubara,” ujar Ira kepada Republika, Senin (22/2/2021).

Ira menjelaskan saat ini perusahaan masih melakukan penjajakan. Diantara lain adalah masih melakukan kajian pasar dan volume serta harga dari proyek gasifikasi ini. Namun langkah hilirisasi di bidang gasifikasi ini dilakukan perusahaan untuk mendorong peningkatan nilai tambah batubara.

“Saat ini kami tengah mempertimbangkan berbagai aspek antara lain kepastian pasar dari segi volume dan harga. Langkah ini mendukung upaya pemerintah pada program peningkatan nilai tambah batubara,” ujar Ira.

Langkah yang dilakukan perusahaan ini juga sejalan dengan kebijakan yang baru saja dikeluarkan pemerintah terkait pengenaan royalti 0 persen kepada perusahaan batubara yang melakukan hilirisasi. Ira menilai kebijakan pemerintah ini baik untuk mendorong perusahaan batubara melakukan hilirisasi.

“Adaro menyambut baik rencana pemerintah  untuk melakukan hilirisasi batu bara. Kami berharap agar regulasi di industri batu bara dapat membuat perusahaan-perusahaan nasional seperti Adaro tetap bisa eksis dan ikut mendukung  ketahanan energi nasional sekaligus memberikan kontribusi kepada negara dalam bentuk royalti, pajak, tenaga kerja, CSR dan lain-lain,” ujar Ira.(DM04)

Latest News

BSMR Gelar Jakarta Risk Management Convention 2026: Siapkan Ketahanan Industri Perbankan Hadapi Era AI, Bullion Banking dan Ancaman Siber

Jakarta, 10 Agustus 2026 – Ketidakpastian ekonomi global yang belum mereda memaksa industri perbankan memasuki fase baru pengelolaan risiko....

More Articles Like This