No menu items!

Pandemi, Petrosea Bukukan Laba Bersih USD 32 Juta Pada 2020

Must Read

Pandemi tak menghalangi PT Petrosea Tbk mengukir prestasi. Perusahaan ini terbukti mampu mencetak laba bersih sebesar 32,28 juta dolar AS pada 2020 di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat pandemi COVID-19 yang berdampak langsung terhadap kinerja operasional perusahaan.

Berdasarkan rilis yang diterima Sabtu (3/4/2021) laba sebesar itu naik 3,53 persen dari yang diraih perusahaan selama 2019 senilai 31,18 juta dolar AS.

Perusahaan juga berhasil meningkatkan posisi kas menjadi 133,95 juta dolar AS, naik 59,12 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, walaupun mengalami penurunan total pendapatan sebesar 28,49 persen menjadi 340,65 juta dolar AS dikarenakan pembatasan sosial yang diberlakukan di pasar internasional.

Presiden Direktur Petrosea Hanifa Indradjaya menyatakan, Project Minerva, yang dimulai sejak 2018 sebagai langkah strategis untuk melakukan transformasi digital kegiatan operasional perusahaan telah menopang keberlangsungan usaha perusahaan dan membuat Petrosea lebih siap dalam menghadapi berbagai tantangan yang sangat berat di masa pandemi COVID-19.

“Berkat kesuksesan Project Minerva, kami dapat meningkatkan operational excellence dan financial performance di tahun yang sulit ini, serta mampu menjaga tingkat saldo kas yang sangat sehat demi mendukung kegiatan operasional Perusahaan,” ujarnya.

Sebagai kelanjutan dari inisiatif strategis tersebut, tambahnya, sejak akhir 2019 Petrosea telah meluncurkan strategi 3D, yaitu Diversifikasi, Digitalisasi dan Dekarbonisasi, yang akan menjadi enabler dan pilar kunci perusahaan untuk terus mengembangkan value proposition kepada seluruh pelanggan, investor dan stakeholder.

Strategi Dekarbonisasi, lanjutnya, juga sangat penting untuk dilaksanakan, supaya ke depannya perusahaan dapat memanfaatkan energi dengan cara yang jauh lebih efisien dan ramah lingkungan untuk kepentingan generasi yang akan datang.(DM03)

Latest News

BSMR Gelar Jakarta Risk Management Convention 2026: Siapkan Ketahanan Industri Perbankan Hadapi Era AI, Bullion Banking dan Ancaman Siber

Jakarta, 10 Agustus 2026 – Ketidakpastian ekonomi global yang belum mereda memaksa industri perbankan memasuki fase baru pengelolaan risiko....

More Articles Like This