No menu items!

Optimalkan Tanki LNG 508 Ribu M3, PAG Garap Terminal Arun Jadi Pusat LNG Asia

Must Read

Ini gebrakan PT Perta Arun Gas (PAG). Anggota Subholding Pertamina ini siap menjadikan Terminal Arun di Aceh Utara, Lhokseumawe, sebagai pusat gas alam cair atau natural gas liquefaction (LNG) Hub Asia.

“Kami berencana mengembangkan bisnis ini dengan memanfaatkan empat unit tangki LNG berkapasitas total 508.000 meter kubik dengan masing-masing tangki berkapasitas 127.000 meter kubik,” kata Presiden Direktur PAG Arif Widodo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (29/10/2021).

Arif Widodo mengatakan pihaknya melakukan bongkar muat sejumlah kargo LNG untuk tujuan internasional. Dia menjelaskan pengembangan bisnis itu akan menjadi salah satu tonggak PAG dalam memperluas jaringan pasar global dalam meningkatkan nilai perusahaan.

Sebelumnya, PAG telah berhasil melakukan pengapalan kargo LNG perdana ke pasar internasional pada 14-15 Januari 2021. Kemudian perusahaan kembali melakukan aktivitas pengapalan LNG untuk pasar internasional secara optimal pada 28 Oktober 2021.

PAG melakukan proses cooling down untuk kapal-kapal LNG yang akan melakukan pengapalan. Rata-rata proses muat kapal LNG memakan waktu lebih singkat dari maksimum laytime.

“Kerja sama PAG dengan customer-nya ini kembali membuktikan kemampuan PAG sebagai pengelola Pusat Logistik Berikat LNG patut diperhitungkan dijadikan kawasan Pusat LNG Hub di Asia,” ucap Arif.

Pada 7 September 2016, PAG ditunjuk secara resmi sebagai pengelola Pusat Logistik Berikat di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, Lhokseumawe, Aceh, melalui keputusan Menteri Keuangan.

Menurut Arif, penunjukan itu membuat PAG kian aktif berkontribusi sebagai lokomotif perekonomian dan industri nasional, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan menjadikan pelabuhan khusus yang dapat melayani kebutuhan kapal internasional.

Semua kegiatan pengembangan merupakan upaya perusahaan dalam memberikan kontribusi kepada perekonomian Aceh, salah satunya menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat kota dengan julukan Serambi Mekkah tersebut.

Arif berharap banyak pemilik modal masuk ke Provinsi Aceh, terutama Lhokseumawe untuk menanamkan modal mereka.

“Kami melakukan upaya terbaik dan strategi pengembangan bisnis ke depan. Sebagai bagian dari Subholding Gas, PAG berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan serta pertumbuhan energi nasional,” katanya.(DM04)

Latest News

BSMR Gelar Jakarta Risk Management Convention 2026: Siapkan Ketahanan Industri Perbankan Hadapi Era AI, Bullion Banking dan Ancaman Siber

Jakarta, 10 Agustus 2026 – Ketidakpastian ekonomi global yang belum mereda memaksa industri perbankan memasuki fase baru pengelolaan risiko....

More Articles Like This