No menu items!

Berkonsep “Only See Great”, PUMA Buka Gerai Terbaru di Rest Area Tol Batang-Semarang

Must Read

Jenama produk olahraga PUMA menghadirkan gerai terbarunya di Jawa Tengah. Tepatnya di Rest Area KM 379A Jalan Tol Semarang- Batang.

Gerai perdana PUMA di Semarang itu mengedepankan koleksi performance dan sportstyle terbaru dari PUMA seperti PUMA CALI dan Interflex.

“Kehadiran PUMA di Indonesia juga harus terus berkembang demi memenuhi kebutuhan olahraga seiring dengan minat masyarakat untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Oleh sebab itu, kami berharap dengan menambah toko baru kami, khususnya di Semarang ini bisa mendukung hal positif tersebut,” kata Country Manager PUMA Indonesia Achyat Rachman dalam keterangannya, Selasa (2/11/2021).

Secara lebih spesifik, gerai PUMA di Rest Area KM 379A Jalan Tol Semarang – Batang itu memiliki konsep “Only See Great”.

Pengalaman dalam memilih ragam produk mulai dari koleksi running/training, motorsport dan sportstyle dihadirkan oleh PUMA pada setiap sisi dinding ruang.

Konstruksi desain yang modern ditambah penataan cahaya yang cerah menjadikan para pelanggan yang berkunjung dapat menikmati momen berbelanja atau sekedar melihat-lihat koleksi yang dihadirkan.

Tidak hanya penataan produk, pelayanan yang dihadirkan pun diharapkan dapat membantu para pelanggan dalam memilih alas kaki yang dibutuhkan, mulai dari koleksi performance terbaik yaitu Interflex dan PUMA CALI untuk koleksi sportstyle yang tersedia di gerai itu.

Koleksi Interflex memberikan tampilan klasik dengan perpaduan warna berani dan midsole EVA sebagai bantalan yang nyaman untuk memberikan pengalaman berlari terbaik.

Sedangkan koleksi CALI yang menampilkan gaya streetstyle kasual yang terinspirasi dari era 80-an, dengan midsole yang tebal dan bertekstur sehingga terlihat sangat menarik.(DM04)

Latest News

BSMR Gelar Jakarta Risk Management Convention 2026: Siapkan Ketahanan Industri Perbankan Hadapi Era AI, Bullion Banking dan Ancaman Siber

Jakarta, 10 Agustus 2026 – Ketidakpastian ekonomi global yang belum mereda memaksa industri perbankan memasuki fase baru pengelolaan risiko....

More Articles Like This